Baju Batik Hem Batik Kemeja Batik lengan Panjang Batik Pria Modern Full Fluring SP10

Baju batik sekarang ini sudah menjadi pakaian pilihan yang dipakai oleh hampir mayoritas masyarakat Indonesia, bahkan termasuk pejabat-pejabat tinggi negara dan orang-orang terkenal yang sudah sangat familiar wajahnya di Indonesia, termasuk Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pun sering mengenakan pakaian batik sebagai pakaian dinas yang dikenakan dalam
berbagai kesempatan dinas ke berbagai wilayah di Indonesia. Pakaian batik yang dipakai pejabat-pejabat tinggi negara ini mempunyai motif yang berbeda-beda dan memiliki makna yang tentu berbeda-beda pula. Di bawah ini beberapa pejabat tinggi negara yang mengenakan batik dalam kegiatan dinasnya, serta makna dan simbol dari baju batik yang mereka pakai :
1. Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Ketika menerima kunjungan delegasi dari Australia and New Zealand Banking Group Limited pada hari Selasa tanggal (29/5/2012), Bapak SBY menggunakan baju batik. Kata Iwet, "Pak SBY mengenakan kemeja batik kontemporer bercorak bunga salju dengan lining megamendung. Kurang lebih arti corak batik itu adalah harapan," jelas Iwet.

2. Bu Ani Yudhoyono
Ibu negara Ani Yudhoyono meresmikan acara Festival Raya Lele Nusantara di halaman Parkir Timur Senayan. Ketika itu ia memakai batik asal Cirebon. "Itu model batik pesisiran motif sulur dengan tumpal lereng buketan," kata laki-laki yang nama aslinya Wethandrie Ramadhan itu.

3. Pak Hatta Rajasa
Menteri Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengenakan baju batik ketika mengunjungi stand pelatihan wirausaha maju bersama PAN (Mapan) di Jakarta. Iwet menjelaskan bahwa ia menggunakan batik klasik sulur gerdo yang sudah di modifikasi dengan pewarnaan biru indigo pesisiran. Batik ini masuk dalam kategori batik klasik Jogja- Solo."

4. Marie Elka Pangestu
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini mengenakan batik corak parang yang merupakan simbol kewibawaan. Ia memadukannya dengan lining batik klenengan Pekalongan dan motif klasik batik pedalaman Jogja serta Solo. "Sebenarnya batik klenengan (batik berwarna biru putih) ini oleh kaum peranakan Cina Pekalongan atau pesisiran digunakan untuk melayat dan dalam suasana berkabung," jelas Iwet.

5. Sri Mulyani
Kamis (12/07/2012), Direktur Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati kembali mengunjungi Jakarta. Beliau menggunakan batik klasik pedalaman Solo dengan motif ceplokan gerdo dan truntum. "Ini simbol cinta dan kekuasaan. Kalau diartikan seperti memimpin dengan penuh cinta," kata laki-laki kelahiran Yogyakarta, 24 Juli 1981 ini.

6. Pak Gita Wirjawan
Menteri Perdagangan Bapak Gita Wirjawan menutup pameran perdagangan terbesar dalam negeri, Trade Expo Indonesia 2011 di Jakarta. Ia mengenakan batik tambal pamilutto. "Batik yang dipercaya dapat memikat orang-orang yang ada di sekitarnya. Berasal dari Solo," jelas Iwet lagi.

7. Pak Jokowi
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Jokowi, menyambangi Gedung DPR pada Jum'at (5/10/2012). Menurut pendapat Iwet, "Ia mengenakan batik klasik rujak sinthe asal Surakarta. Arti batik itu adalah sumber rejeki."

8. Bapak Ahok
Pak Basuki Tjahaja Purnama meresmikan pembukaan Jakarta Fashion Week di Plaza Senayan pada hari Sabtu (3/11/2012). Pak Basuki Tjahaja Purnama memakai batik sekar jagad yang sudah dimodifikasi. Batik ini melambangkan keindahan dunia dan biasa dipakai oleh orang-orang 'berilmu'. "Kenapa saya katakan dimodifikasi? Karena seharusnya batik ini masuk kategori batik sogan berwarna coklat sogan. Namun dalam foto ini Bapak Basuki Tjahaja Purnama menggunakan warna yang cenderung lebih muda," tutup Iwet.

iklan

Baju Batik Hem Batik Kemeja Batik lengan Panjang Batik Pria Modern Full Fluring SP10

  • File Name : Baju Batik Hem Batik Kemeja Batik lengan Panjang Batik Pria Modern Full Fluring SP10
  • Resolution : 136x136 Pixel

Baju Batik Hem Batik Kemeja Batik lengan Panjang Batik Pria Modern Full Fluring SP10 Image is provided only for personal use. If you found any images copyrighted to yours, please contact us and we will remove it. We don't intend to display any copyright protected images.